High School Memories

By andrewchristianjr - Thursday, June 07, 2012


Andrew Christian Pangemanan. That’s my name. Saya lulus dari SMP N 1 Tomohon tahun 2009 yang lalu. Tuhan sudah punya rencana buat saya. Saya harus lulus SMP dan harus lanjutin ke SMA.
SMA Kristen 1 Tomohon adalah pilihan saya namun saya harus rela berpisah dengan teman-teman SMP saya yang masuk sekolah lain.
Berikut ini adalah cerita singkat saya (kenangan) selama berada di SMA Kristen 1 Tomohon.

See-A-keR (10A)



Saya akhirnya diterima di SMAKR dan ternyata masuk kelas 10A. Kebetulan kelas ini bisa dikategorikan sebagai kelas unggulan (binsus) menurut guru-guru. Karena siswa yang masuk kelas ini berdasarkan peringkat tes IQ. Awal masuk kelas ini agak membosankan karena kelihatannya semua pendiam. Tapi lama kelamaan, satu persatu dari kami mulai menunjukkan karakter masing-masing. Budi (teman sebangku) yang awalnya kelihatan pendiam berubah menjadi seorang dengan ratusan cerita dikepalanya. Orang Manado menyebutnya ‘Karlota’. Dan faktanya, bukan hanya Budi saja yang seperti itu. 80% siswa kelas XA bisa dikategorikan ‘karlota’. Bukan Cuma itu, kami semua juga tergolong ‘narsis’ (photogenic). Hampir setiap hari kerjaannya motret. Haha… itulah indahnya kelas kami. Kelas 10A juga menyabet juara 1 di 7 lomba dari 10 lomba yang diadakan dalam rangka HUT sekolah kami. Pasti kami sangat bangga akan keberhasilan itu. Tetapi jangan salah, walaupun digolongkan kelas binsus, tapi kami ga kalah malasnya sama kelas-kelas lain. Tapi syukurlah ada kami tau cara membawa nama baik kelas kami. Saat saya semakin mencintai 10A, saya sadar bahwa segera kami akan berpisah karena di kelas 11 nanti, kami akan dibagi menjadi 3 jurusan berbeda (IPA, IPS, Bhs) tergantung pilihan kami.


The Elf Physik Eins – ElPhEins (11 IPA 1)



Tanpa disangka, saya masuk kelas 11 IPA 1. Tapi jangan salah ya… kami bukan kelas binsus lagi karena semua kelas sudah di sama ratakan. Hari-hari pertama sungguh membosankan pasalnya hanya sedikit dari See-A-keR yang masuk 11 IPA 1. Ada perasaan ingin pindah, tapi ya sudahlah. Life must go on. Kan sama-sama belajar. Haha… perbedaan kelas ini dengan See-A-keR dapat dilihat dari sisi Photogenic-nya. Karena, faktanya kelas kami tidak se narsis See-A-keR. Jumlah foto yang diproduksi pun jauh lebih sedikit. Buruknya lagi, kelas kami sering dicap sebagai kelas yang malas dan selalu di bandingkan dengan kelas yang lain. sudah beberapa guru yang kami kecewakan tapi begitulah hidup. Saya senang jadi bagian IPA 1. Hal lucu yang terjadi selama kelas 11 yaitu dimana kami (anak-anak IPA) membentuk organisasi pembenci Ambitu’. (Ambitu: Ambisi yg berlebihan). Kami ingin kita semua peduli dengan teman lain / tidak egois. Bahkan ada salah 1 teman kelas saya sebut saja "Mawar" (haha) yang sempat dimusuhi (dalam hati) oleh teman-teman saja (bahkan saya juga).



Hari-hari berlalu dengan begitu cepat. Kami telah akrab. Kemudian muncul gossip bahwa kelas 12 nanti kami akan di rolling kembali. Ini memunculkan reaksi beragam dari teman-teman. Ada yang setuju, dan ada yang tidak. (saya dipihak tidak setuju) karena saya terlanjur merasa akrab dengan teman-teman saya… tak terasa, ujian semester telah kami lewati dan bersiaplah kami untuk menghadapi kelas 12.



Zwolf Physik Eins – ZwolfPhEins (12 IPA 1)



Gosip yang beredar ternyata salah besar! Kami masih menjadi teman sekelas. Puji Tuhan. Akhirnya… satu hal yang menarik yang unforgettable banget yaitu saya terpilih kembali menjadi Ketua Kelas. Dan faktanya (bukan sombong) saya telah menjadi Ketua Kelas selama 6 tahun berturut-turut (Kelas 7-12). Entah apa yang menjadi pikiran mereka kembali memilih saya, tapi saya siap karena walaupun lebih banyak susahnya, menjadi ketua kelas merupakan hal yang banyak senangnya. (lol). Hal lain yang tak akan terlupakan oleh saya selama kelas 12 yaitu “Ekspedisi”. Biasanya sebagian dari kami melakukan ekspedisi malam untuk mencari hal-hal itu loh. Hahaha.. sampai puncaknya pada 31 Oktober 2011, saya, Bion, Fay, Davin, Mace, Tevy, Nie, Cya, dan Chel sempat merayakan Halloween di bukit wawo (terkenal angker). Tapi sampai saat ini, walaupun sudah belasan ekspedisi yang saya ikuti, saya masih belum juga dapat melihat makhluk itu. Hahaha.



Singkat cerita, UN semakin dekat, kamipun semakin sibuk belajar (walaupun lebih banyak ceritanya). Bimbingan belajar (les) membuat kami semakin stress tapi akhirnya membuahkan hasil kami semua (siswa kelas 12 SMAKR) berhasil lulus 100% UN. Puji Tuhan… walaupun gembira, tapi saya juga cukup sedih karena harus berpisah dengan teman-teman kelas yang sudah 2 tahun bersama. Satu hal yang berubah dari kelas kami yaitu, setelah berakhirnya UN, tampaknya satu persatu dari kami mulai menunjukkan sisi photogenic terbukti dari keinginan untuk saling memotret satu sama lain. tampaknya sudah mulai ada perubahan ya... hahaha..



Anyway, Begitu banyak kenangan yang telah tercipta. Termasuk tanggal 14 Mei 2012 dimana kami sekelas mengadakan perjalanan ke Pantai Triple M. Sungguh momen yang tak terlupakan. Kami juga sempat corat-coret baju SMA sebelum acara penamatan (29 Mei). Pasti baju itu akan saya simpan sampai tua nanti untuk mengingat momen berharga dengan ZwolfPhEins.



Akhir kata, saya mengutip dari sebuah film bahwa setiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Pertemuan tidak ada yang abadi. Tapi saya percaya, seperti pertemuan, perpisahan juga tidak ada yang abadi! Jangan lupakan setiap hal berharga yang telah kita alami selama bersekolah tiga tahun di sini. Segala yang kita lalui di sekolah tercinta ini, adalah kenangan yang terindah dan tak akan terlupakan sampai kapan pun.

Sekian cerita singkat saya selama di SMA, hal yang saya tulis hanya 0.1% dari keseluruhan momen yang telah terjadi. Semoga saja kita semua (IPA 1) akan sukses nanti dan selalu diberkati Tuhan.

Good Luck Guys!!!
I will always remember the moment between us!



This is my class...
enjoy!

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar